Everything is Knowledge

dari dan untuk Kalimantan Timur

Review V-Ixion : Langkah Smart dari Yamaha…!!!

Posted by Didin pada Juni 23, 2007


By Triatmono

Pasar kendaraan roda dua Indonesia, agak heboh dengan motor V-Ixion. Bahkan ada gejala unik dan bin lucu… Motornya belum nongol udah kebentuk komunitas V-Ixion. Segitu antusiasnya konsumen dengan motor ini… Selanjutnya muncul inden yang ramai-ramai pada ngantri… bahkan diundi… udah kayak lotere aza… Ada kabar juga.. dengan teknologi V-Ixion yang udah nerapin macem-macem sensor… atawa teknologi canggih diusung ke motor ini… dan seabrek info baik teknis maupun non-teknis terkait dgn V-Ixion… well apapun… mari kita analisa langkah Yamaha dengan ngeluarin V-Ixion… D

V-Ixion merupakan jawaban atas Megapro

Dalam ilmu manajemen strategik, yamaha termasuk smart.. dapat membaca peta persaingan kendaraan roda dua di Indonesia. Saingan utamanya adalah Honda.. yah Honda… dari sisi skutik.. Yamaha udah duluan dengan mio.. (ingat usually, The First mover will be the King). Disisi bebek ada Jupi yang saingan dengan Supra… tinggal di motor laki… Tiger udah ada lawannya Scorpio yang lebih gede ccnya… Tapi megapro.. siapa lawannya… dari harga.. Scorpio lebih mahal… dan Scorpio diciptakan untuk menghadang Tiger… (kale bisa scorpio bisa bikin pingsan si macan.. kwak..kwak..) Tapi si megapro lawannya mana….??? RX-King.. yang 2 tak.. yang udah udzur.. (bahkan kelakarnya ..si motor jambrettt…) perlu dipensiunkan.. dan diganti dengan product yang head-to-head bisa fight… dan jawabannya yah V-Ixion itu… D

Langkah-Langkah Strategi yang dilakukan Yamaha

Setelah membaca penjelasan yang diberikan pihak Yamaha dalam web sitenya (judulnya “Informasi tentang Yamaha V-Ixion”), gue dapat berkesimpulan Yamaha sudah nerapin semacam Balanced Scorecard plus beberapa teori marketing… sehingga nggak heran jadi bikin nyut-nyutan kepala pihak Honda.. Beberapa langkah strategi Yamaha sbb :

  1. JMS tahun lalu yang memamerkan V-Ixion, ini untuk ngeliat respond public / konsumen motor terhadap motor ini. Dan respondnya ruar biaaasaa… di Forum model Kaskus.. ribbutt mulu soal motor begini… ampe bosen gue bacanya…
  2. Bulan Oktober-November 2006, Yamaha bikin master V-Ixion untuk ditest 50.000 km.. Ini sebenernya untuk menyiapkan si jabang motor agar jadi motor yang disegani.. model yang lulus kawah candradimuka… kalo kata Yamaha .. uji ketahanan..
  3. Februari 2007, diadakan pertemuan internal di kalangan Yamaha, yah antara ATPM dan dealer. Dan menyiapkan tools dan mekanik supaya handal dan bisa mengatasi keluhan (apabila ada) dari konsumen.. Ini seperti penerapan Learning and Growth Perspective di Balanced Scorecard.
  4. Yamaha kemudian meminjamkan 100 motor V-Ixion dan memilih 100 konsumen.. untuk menguji coba ini motor.. (sayang gue nggak dapat ngetest.. padahal kalau ngelibatin gue.. bisa gue bikin testimoni.. bisa untung loe…kwak..kwak..). Sekitar 4500 km.. diuji coba.. maksudnya sebagai test terakhir… ini udah nerapin real Quality Control plus Quality Assurance..
  5. Bulan April ngundang wartawan… ini sebenernya buat bikin pra-kondisi … dalam artian orang yang lagi punya duwit.. diingetin.. ntar lagi lho.. ada yamaha V-Ixion.. ojo tuku-tuku motor lainnya lho… dan itu terbukti… makin banyak aza… dan ntah siapa yang bikin komunitas.. sampe terbentuk komunitas V-Ixion… Namun gue ngeliat, Yamaha cukup smart dengan langkah ini.. mengapa ??? Karena Honda, dengan tigernya banyak komunitas yang setia dan fanatik… sehingga keberadaan komunitas ini ibarat advertising ‘gratis’ buat Honda.. dan ini perlu dilakukan contra marketing.. yah dengan bikin komunitas juga.. gue nggak tahu apakah ini disengaja atau dengan tumbuh sendirinya… anyway.. itu nggak penting.. yang penting kalau dalam main catur.. pion ketemu pion…
  6. Program booking fee sebesar Rp. 1 juta, walau disebutkan menjaga-jaga kepuasan konsumen, menurut gue ini langkah untuk ngukur segmentasi pasar… artinya berapa sih konsumen yang bakal gue peroleh / beralih ke V-Ixion… dan ternyata banyak…

Jangan berpuas diri

Strategi yang bagus sebagaiman Sun Tzu bilang.. “Ketahui dirimu dan ketahui lawanmu.. maka kamu tidak akan khawatir untuk menghadapi 100 peperangan”. Dikaitkan dengan perang antara Megapro dan V-Ixion, semula V-Ixion diperuntukkan ngelawan Megapro “spoke wheel” (jari-jari red.) bukan untuk yang Casting Wheel.. tapi eit… harganya udah nggak bisa maaan… Itu Honda Megapro CW udah Rp. 18.5 juta… V-Ixion dibanderol sebesar Rp. 18.9 juta.. ini patut diwaspadai… tapi bisa saza.. ini strategi Yamaha.. untuk ngeliat konsumen.. apakah sensitif atau tidak dengan beda 400 rebu doang.. (price sensitif or not..). Jika sensitif, baru diturunin.. well kalo itu yang ditempuh cukup smart.. but hati-hati.. jangan sampe konsumen lari.. with other words.. U must create barrier or switching cost to customer… dengan kualitas dan harga…

Siapa yang akan menang.. pertarungan antara Megapro vs V-Ixion… time will tell.. D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: