Everything is Knowledge

dari dan untuk Kalimantan Timur

Kerusakan Delta Mahakam Memprihatinkan

Posted by Didin pada Juni 24, 2007

21 April 2007

by. hms kaltim/agus

Kerusakan kawasan konservasi Delta Mahakam kian memprihatinkan akibat pembukaan lahan tambak yang tak terkendali dan tidak ramah lingkungan sehingga berimbas pada abrasi pantai dan menurunnya produksi tambak nelayan.

“Hingga kini kerusakaan kawasan Delta Mahakam mencapai 95.000 ha atau 87,96 % dari total luas kawasan tersebut sekitar 152.400 ha,” kata Asisten I Sekprov Kaltim, Sjachruddin pada peresmian program Pemberdayaan Masyarakat Delta Mahakam, oleh Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Depdagri, Ayib Muflich, Rabu (11/4).
Dijelaskan, penurunan produktivitas tambak nelayan itu akibat hilangnya kawasan hutan mangrove yang selama ini menjadi termpat berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan udang serta bertahannya kualitas air.
Dia mengatakan kerusakan kawasan Delta Mahakam
sangat parah sejak 1996, karena terjadi pembukaan lahan tambak besar-besaran oleh masyarakat seiring dengan meningkatnya harga udang di pasar dunia.
Kegiatan masyarakat itu seakan tidak terbendung sehingga meninggalkan berbagai kerusakaan sangat memprihatinkan, karena selain hilangnya sebagian besar hutan mangrove juga terjadi abrasi pantai yang menyebabkan pendangkalan Sungai Mahakam.
Sebenarnya, kata Sjachruddin Pemprov Kaltim bersama sejumlah pihak yang berkepentingan di kawasan tersebut sudah membuat rencana tata ruang wilayah Delta Mahakam.
Namun, hingga kini belum memperoleh persetujuan, terutama dari Departemen Kehutanan terkiat pelepasan sebagian kawasan yang semula adalah kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) menjadi KBNK.
Menurut Sjahruddin hal itu tidak akan menghalangi program PMD Mahakam yang bertekad mengembalikan kondisi Delta Mahakan agar lebih baik dengan melakukan reboisasi.
Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Syamsuri Aspar yang mengatakan guna menyelamatan kawasan Delta Mahakam di daerah itu memprogramkan penanaman satu juta mangrove.
Selain itu juga melarang kegiatan alat berat untuk membuka atau perluasan lahan tambak di kawasan tersebut serta menyiapkan dana rehabilitasi yang cukup signifikan yakni pada 2007 mencapai Rp4,45 miliar.
Dia juga mengakui akibat pembukaan tambak yang tidak ramah lingkungan sejak 1996 laju kerusakan Delta Mahakam sangat tinggi yakni mencapai 1,4 juta Km2 setiap tahun. Padahal sebelumnya laju kerusakan hanya 0,13 Km2.
Dalam penyelamatan kawasan konservasi itu Pemkab juga mendapat dukungan dari Pemprov Kaltim, sejumlah perusahaan tambang di sekitar Delta Mahakam dan United Nation Developmant (UNDP) Project. (hmps4)

Sumber : KaltimProv

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: